AC Milan dan Atalanta Sama Kuat Scudetto untuk Juventus Kembali Tertunda

Posted on

AC Milan dan Atalanta Sama Kuat Scudetto untuk Juventus Kembali Tertunda – AC Milan dan Atalanta bertemu kembali dalam lanjutan Serie A, giornata 36 pada malam waktu Italia atau Sabtu dini hari. Laga yang di gelar di San Siro ini merupakan pertemuan kedua tim di musim ini. Namun, misi berbeda diusung keduanya. Milan bertekad untuk menjaga tren positifnya selepas jeda corona. Sementara Atalanta akan mencoba meraih poin penuh agar bisa mengganggu ketenangan Juventus di puncak klasmen.

AC Milan dan Atalanta Sama Kuat Scudetto untuk Juventus Kembali Tertunda

AC Milan dan Atalanta Sama Kuat Scudetto untuk Juventus Kembali Tertunda

Faktanya, laga ini mempertemukan dua tim yang sama-sama sedang on fire sejak Serie A dimulai kembali. Keduanya juga menjadi pengumpul poin terbanyak sejak saat itu (23 poin). Baik Milan atau Atalanta sama-sama belum terkalahkan di 9 laga terakhinya di Serie A. Laga ini juga menjadi pertemuan dua tuan rumah. Seperti yang kita ketahui, San Siro adalah kandang Milan dan jadi kandang juga untuk Atalanta di kompetisi Liga Champions musim ini. Pada laga ini, tak ada yang jauh lebih diunggulkan. Kedua tim sama kuatnya. Namun, kondisi Milan yang tidak full team membuat Atalanta sedikit diuntungkan.

Beberapa pemain kunci Milan absen di laga ini, seperti Theo dan Bennacer yang terkena akumulasi kartu, dan Romagnoli serta Conti yang cedera. Sementara itu, di kubu Atalanta hanya Josip Ilicic yang absen. Namun absennya Ilicic jadi keuntungan tersendiri, pasalanya di pertemuan pertama Ilicic mencetak 2 gol ke gawang Milan dalam kemenangan 5-0 Atalanta atas Milan, Desember lalu. Pelatih Atalanta, Gasperini juga absen di pinggir lapangan akibat kartu merah di laga pekan sebelumnya.

Seperti biasa, Pioli memakai formasi andalan 4-2-3-1. Absennya Theo dan Bennacer diisi oleh Biglia dan Laxalt. Sementara posisi Romagnoli digantikan Gabbia dan ban kapten kembali disematkan di lengan Donnarumma. Atalanta yang dipandu asisten pelatih di pinggir lapangan memakai formasi 3-4-2-1 dengan Duvan Zapata sebagai striker tunggal di topang Papu Gomez dan Malinovsky. Luis Muriel yang tengah on fire duduk di bangku cadangan.

Seperti yang sudah diprediksi Atalanta sudah mendominasi sejak awal babak pertama

Absennya Romagnoli dan Bennacer jadi titik lemah yang dieksploitasi La Dea. Akan tetapi, justru I Rossoneri yang unggul lebih dulu. Di menit ke-14, Milan mendapat hadiah direct freekick di sisi kanan pertahanan Atalanta setelah Rebic dilanggar Toloi. Hakan Calhanoglu yang jadi eksekutor mencetak sepakan melengkung indah ke sudut jauh di atas jangkauan Gollini. 1-0 Milan unggul. Sepuluh menit berselang, Atalanta mendapat hadiah penalti dari VAR setelah Malinovsky dilangar Biglia.

Sayangnya sepakan kaki kirinya mampu dibaca dengan benar oleh Donnarumma. Akan tetapi, gawang Donnarumma akhirnya bobol juga di menit ke-34. Kesalahan antisipasi serangan Atalanta oleh Gabbia dan Calabria berujung gol yang dicetak Zapata. Tanpa halangan, sepakan kaki kiri Zapata membobol gawang Milan, 1-1. Skor 1-1 akhirnya bertahan hingga jeda babak pertama. Perubahan coba dibuat Atalanta dengan memasukkan Sutalo, Muriel, Castagne, dan Pasalic di babak kedua. Milan juga memasukkan Bonaventura, Castillejo, Leao, dan Krunic.

Masuknya Muriel dan Bonaventura memang memberi perubahan. Muriel beberapa kali mengancam gawang Milan. Untungnya Milan punya Donnarumma di bawah mistar gawang. Bonaventura bahkan nyaris membawa Milan menang andai sepakan kaki kanannya tak membentur tiang gawang Atalanta. Hingga babak kedua usai, skor tetap sama kuat, 1-1. Seusai laga, kedua pemain terlihat sangat lega. Bisa dipahami, mereka pasti sangat kelelahan.

Hasil ini juga dirasa adil. Kedua tim sama kuatnya. Statistik pertandingan juga mendukung hal itu. Kendati Atalanta lebih dominan, namun kedua tim punya pertahanan solid dan adanya faktor kelelahan yang menghambat jalannya laga dengan maksimal. Baik Gasperini dan Pioli juga tak menampik hal tersebut.

Bagaimana tidak Jadwal Serie A sangat padat dan jeda antarpertandingan hanya sekitar 3 hari saja

Ini adalah hasil yang pantas untuk kami, kami juga bisa menang, kami telah mencoba, tidak mudah untuk memenangkan pertandingan ini, ada kelelahan.”, terang Gasperini seusai laga kepada Sky Sports. Saya harus mengatakan bahwa pertandingan hari ini adalah ujian yang sulit, tetapi saya mengharapkan kinerja seperti ini. Ada kepercayaan diri, kami harus bersikeras. Maaf karena tidak bisa menang, tetapi mengingat itu adalah pertandingan ke-5 dalam 12 hari kami memiliki pertandingan yang sangat baik. “, ujar Pioli kepad Sky Sports seusai laga.

Pada akhirnya, hasil ini membuat kedua tim tidak terkalahkan di 10 pertandingan terakhirnya sejak Serie A dimulai lagi. Keduanya kompak mencatat 7 kemenangan dan 3 hasil imbang di 10 pekan terakhir. Khusus untuk Milan, dilansir dari OptaPaolo, Milan sudah mencetak 28 gol di 10 laga terakhir dan jumlah ini sama dengan jumlah gol Milan di 26 laga sebelumnya. Milan memang tertahan di posisi 6 dengan 60 poin namun mereka masih unggul 4 poin dari Napoli dan berjarak 1 poin dari Roma yang belum bertanding di giornata ini.

Sementara itu, hasil imbang membuat Atalanta rawan disalip Inter. Jika Inter menang di pekan ini, posisi kedua bisa diambil lagi oleh Inter. Namun, hasil imbang ini sudah cukup bagi Milan dan Atalanta untuk mencegah Juventus juara. Juventus sejatinya bisa meraih scudetto di laga sebelumnya andai tak kalah dari Udinese. Scudetto untuk Juventus pun kembali tertunda, tapi sebenarnya mereka bisa jadi juara andai Atalanta kalah. Sayangnya Atalanta imbang dan Juventus harus menang dengan tangan sendiri bila mau memastikan scudetto musim ini.

Scudetto untuk Juventus memang kembali tertunda, namun persaingan Serie A belum usai. Di dua laga sisa, Milan akan menghadapi Sampdoria dan Cagliari. Sementara Atalanta akan bertandingan melawan Parma dan Inter. Kedua tim butuh menang di laga tersisa untuk mengamankan posisi mereka saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *